Kesulitan beberapa pelaku usaha kecil

Di era sekarang ini, dengan semakin sulitnya persaingan untuk dapat masuk bekerja di Perusahaan atau Instansi menyebabkan seseorang dapat mengambil langkah untuk membuka usaha sendiri.

Dengan maksud dapat memperbaiki taraf hidup, membuka lapangan kerja baru untuk orang lain.
Dengan modal yang tentunya tidak bisa dibandingkan dengan orang lain yang mungkin memiliki modal yang cukup, belum lagi koneksi ataupun kenalan yang sangat terbatas.
pemerintah pun hanya dapat membuat rancangan tertulis yang tentunya belum dapat merangkul Pelaku usaha kecil yang jauh dari tingkatan mampu.

Pelaku usaha kecil hanya mampu berdiri di kaki sendiri untuk memasarkan produknya. Dengan cakupan customer / pelanggan / pembeli seperti penjaja keliling (door to door) dan tentunya income yang didapat pun tidak sebanding.

Saat Pelaku usaha kecil mencoba untuk masuk ke instansi pemerintah pun kembali tersandung dengan prosedur legalitas. Belum lagi, paqa pungutan liar dari staff instansi itu tersebut.
Walaupun pemerintah mencanangkan pengadaan barang/jasa melalui elektronik masih belum bisa menghilangkan pungutan liar proyek.

Begitu juga organisasi atau komunitas UKM. Mewajibkan untuk mdg anggota harus membayar uang anggota.

Memang, tidak ada yang gratis. Akan tetapi jika semua pertama dilihat dari uang, bagaimana hasil akhirnya?

Advertisements