Kesulitan beberapa pelaku usaha kecil

Di era sekarang ini, dengan semakin sulitnya persaingan untuk dapat masuk bekerja di Perusahaan atau Instansi menyebabkan seseorang dapat mengambil langkah untuk membuka usaha sendiri.

Dengan maksud dapat memperbaiki taraf hidup, membuka lapangan kerja baru untuk orang lain.
Dengan modal yang tentunya tidak bisa dibandingkan dengan orang lain yang mungkin memiliki modal yang cukup, belum lagi koneksi ataupun kenalan yang sangat terbatas.
pemerintah pun hanya dapat membuat rancangan tertulis yang tentunya belum dapat merangkul Pelaku usaha kecil yang jauh dari tingkatan mampu.

Pelaku usaha kecil hanya mampu berdiri di kaki sendiri untuk memasarkan produknya. Dengan cakupan customer / pelanggan / pembeli seperti penjaja keliling (door to door) dan tentunya income yang didapat pun tidak sebanding.

Saat Pelaku usaha kecil mencoba untuk masuk ke instansi pemerintah pun kembali tersandung dengan prosedur legalitas. Belum lagi, paqa pungutan liar dari staff instansi itu tersebut.
Walaupun pemerintah mencanangkan pengadaan barang/jasa melalui elektronik masih belum bisa menghilangkan pungutan liar proyek.

Begitu juga organisasi atau komunitas UKM. Mewajibkan untuk mdg anggota harus membayar uang anggota.

Memang, tidak ada yang gratis. Akan tetapi jika semua pertama dilihat dari uang, bagaimana hasil akhirnya?

Advertisements

Lebaran Indonesia 2014

lebaran atau Idul Fitri…
Merayakan hari kemenangan untuk umat Islam memang suatu semangat yang di tunggu-tunggu. Dapat berkumpul dengan keluarga besar, teman-teman, dan orang-orang yang memang kita kenal.
Tapi.., bagaimana dengan arus mudik yang terjadi??
Berhubung saya tinggal di Bekasi, dan tempat saya mencari rejeki berada di Cikarang…, wah 2 hari ini setiap pulang dari cikarang sekitar jam 8.00pm, selalu saya terjebak 2 jam lebih di kalimalang (cibitung-bekasi barat). Macetnya itu luar biasa dibanding tahun lalu.

Peningkatan pengendara roda dua (motor) tahun ini sangat luar biasa, dan para petinggi / pejabat setempat pun tidak mampu lagi untuk mencari solusi agar kemacetan ini berkurang.
Entah para pengendara motor ini tidak mencukupi uang yang diterima untuk mereka bisa menggunakan fasilitas kendaraan umum, atau ingin lebih cepat sampai (tanpa memperhitungkan resiko), atau hanya pamer belaka dengan membawa kendaraan mereka ke kampung halaman dapat membuat drajat mereka terangkat (sudah sukses)…
Diluar hal tersebut diatas, saya ucapkan Selamat Idul Fitri bagi yang merayakan.